Telp Kantor : 021 84903138 > HP / Whatsapp : 0821 22363 777 / 0878 771 77600   |   pikalkaryono@keratondakbeton.com

Dak Beton Keraton

Artikel Dak Beton Keraton

Pengertian Dak Keraton

Dak Keraton, Apa Itu?

Di era sekarang yang semuanya serba modern persaingan akan teknologi tentunya menjadi hal yang wajar terutama di kota-kota besar tak terkecuali Ibu kota Jakarta. Dikarenakan makin sempitnya lahan permukiman di perkotaan dan mahalnya harga tanah yang sudah tidak lagi bisa di jangkau oleh banyak masyarakat sehingga mendorong pembuatan bangunan secara vertikal atau dengan kata lain memaksa masyarat sekarang untuk memilih mendirikan bangunan bertingkat, baik baik perkantoran maupun rumah tinggal. Untuk mendirikan bangunan bertingkat kita membutuhkan plat lantai (Dak Lantai) yang memang sudah wajib dilakukan untuk membangun bangunan bertingkat. Seiring berjalannya waktu berbagai jenis material/bahan bangunan sudah digunakan untuk membuat dak lantai dari mulai dengan cara membuat anyaman besi dan di lapisi oleh adukan beton atau yang sering kita sebut Dak Beton hingga yang jaman sekarang ini digunakan Panel Beton Susun. Namun karena semakin mahalnya harga material, makin banyaknya pemakaian SDM dalam pengedakan dan juga Upah pekerja yang makin mahal hal ini mendorong munculnya teknologi material baru yang lebih ekonomis dan efisien. Yaitu Keramik Komposit (Dak Keraton).

DAK KERATON adalah Dak Keramik Komposit Beton. Bahan material ini lahir atas kerjasama beberapa Negara di Eropa yang kemudian teknologi ini dibawa ke Indonesia melalui proyek bantuan teknis pembangunan industri bahan bangunan yang diawasi oleh UNIDO/UNDP (PBB Project INS/74/034). Pada proyek penelitian yang berlangsung sekitar tahun 1977, bahan material ini diteliti penggunaannya pada sebuah rumah contoh di Puslitbangkim Cipta Karya Pekerjaan Umum

Material ini merupakan hasil pengembangan dari Ir. Emon Sulaiman (Alm) dan Nasan Subagia (alm). Kemudian dikembangkan lagi dengan modifikasi modem oleh Ir. Judadi dan Dipl.Ing Yudiro pada tahun 1984. Setelah itu pada tahun 1990 dikembangkan lagi mofikasinya oleh Ir. Bambang Mursodo

Keramik komposit beton atau KERATON dan mempunyai banyak nama dagang seperti KERATON DAK BETON atau DAK KERATON atau BATA KERATON dan lain-lain sebenarnya merupakan pelat rusuk, terbuat dari campuran tanah liat yang dibakar atau dipanasi sampai diatas 1000 derajat celcius. Bentuk dan bahan pembuat keraton menyerupai balok bata, tetapi bagian tengahnya berlubang-lubang. Lubang ini bukanlah sembarang lubang, melainkan konstruksi yang sudah dihitung dengan tepat untuk mengaitkan atau merangkai keraton satu dengan yang lainnya dengan menggunakan besi 10 atau 8, sehingga membuat bahan ini kuat digunakan sebagai pelat lantai.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai dak keraton ataupun pekerjaan sipil lainnya, hubungi kami sebagai ahlinya di keratondakbeton.com, kantor : 021 8490 3138, HP/WA 0821 2236 3777 (KARYONO PIKAL).

Trending Now : Dak lantai 2 rumah, pakai dak lantai apa ?